Halaman depan gedung bank bjb di Jalan Braga kerap dikunjungi warga kota termasuk kawula muda. Kebanyakan mereka kongko di sana untuk sekadar hangout hingga berfoto wefie-selfie. Akan tetapi, mungkin ada yang lupa, tepat di lokasi gedung cagar budaya tersebut pernah terjadi peristiwa heroik, 76 tahun silam.
Antara Oktober dan November 1945 di sekitar Gedung DENIS—De Eerste Nederlandsch-Indische Spaarkas en Hypotheekbank, kini bank bjb—terjadi ketegangan dan keributan. Saat itu, warga dan pemuda Bandung berkumpul. Bukan ramai-ramai untuk berfoto selfie, tetapi bereaksi keras atas bendera yang dikibarkan sekelompok interniran Belanda.
Pengibaran provokatif tersebut sontak membuat Bandung geger. Namun, sebuah aksi heroik diperlihatkan Endang Karmas dan Mulyono. Karmas yang masih berusia belasan tahun secara spontan naik dan bahu-membahu dengan Mulyono yang sudah berada di atas menara. Mereka sempat ditembaki tentara Sekutu dari Hotel Homann.
Pejuang Bandung pun melakukan tembakan perlawanan di samping Gedung Rathkamp, di pertigaan Braga-Asia Afrika. Singkat cerita, Karmas berhasil meraih ujung bendera dan merobek kain biru dengan bayonet. Memang, kain birunya masih ada yang tersisa.





Discussion about this post