BANDUNG – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung berharap Koperasi Merah Putih dikelola secara profesional.
Menurutnya diperlukan pelatihan intensif bagi para pengurus koperasi agar dapat menjalankan manajemen usaha secara profesional.
“Berkaitan dengan itu rekrutmen pendamping Koperasi Merah Putih juga harus dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi guna mencegah praktek koncoisme yang berdampak kepada performa usaha,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).
Menurut Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat ini, Koperasi Merah Putih harus menjadi menopang utama program strategis nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan menjadi penyuplai bahan baku makanan semisal beras, lauk pauk, buah-buahan, termasuk misting alat makan.
Oleh karena itu Hailuki mengimbau Koperasi Merah Putih jangan tergoda untuk terjun ke sektor simpan pinjam karena rentan mengalami kemacaten sebagaimana yang didalami BUMD dan BPR.
“Saya berharap Koperasi Merah Putih juga bisa berkolaborasi dengan BUMDES dan IKM/UMKM sehingga tidak terjadi fenomena kanibalisme dalam implementasi bisnis sektor riil,” ucapnya. ***





Discussion about this post