BANDUNGUPDATE – Kang Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan isu klenik atau perdukunan yang kerap dihembuskan lawan politik padanya tidak akan berpengaruh lagi di Pilgub Jabar 2024 ini.
Saat ini KDM telah diberi tugas oleh Partai Gerindra berkeliling dan konsolidasi untuk melengkapi kekurangan yang ada. Contohnya, ada yang menyebut KDM masih kurang dari sisi electoral di selatan Jabar.
“Misalnya Kang Dedi ini di selatan katanya masih belum oke, saya bilang bukan belum oke, tapi nanti setelah deklarasi di selatan juga pasti oke,” ucap KDM saat ditemui di Kabupaten Bandung, Rabu (22/5/2024).
Contoh lainnya, KDM dianggap masih kurang untuk wilayah berbasis Islam seperti Bogor, Cianjur, Tasikmalaya dan Garut. Namun ia memastikan hal tersebut bukanlah masalah karena setiap ia datang selalu disambut riuh oleh warga.
Di sisi lain ada juga yang mengomentari KDM terkait iket yang kerap dipakainya hingga isu lain seperti wiwitan hingga perdukunan.
“Kan tahu sendiri saya ini tidak percaya dukun, saya ini orangnya logis. Saya tidak pernah ziarah-ziarah seperti orang lain, saya selalu mengikuti apa kata hati,” ujarnya.
Kang Dedi Mulyadi memperingatkan siapapun yang kembali menyerang dirinya dengan membawa isu klenik tidak akan mempan di Pilgub Jabar kali ini.
“Saya minta bagi siapapun yang ingin menggunakan isu klenik buat menyerang saya, saya katakan moal payu (tidak akan laku),” ucap KDM.
Seperti diketahui dalam setiap kontestasi pemilu KDM kerap diserang dengan isu berbau klenik. Seperti pada Pilgub 2018 lalu ada yang menyerangnya dengan isu klenik.
Namun belakangan terbongkar hal tersebut dilakukan oleh lawan politik yang membuat settingan untuk menjatuhkan namanya.***





Discussion about this post